(Yaitu) orang-orang (yang menaati Allah dan Rasul) yang ketika ada orang-orang mengatakan kepadanya, "Orang-orang (Quraisy) telah mengumpulkan pasukan untuk menyerang kamu, karena itu takutlah kepada mereka," ternyata (ucapan) itu menambah (kuat) iman mereka dan mereka menjawab, "Cukuplah Allah (menjadi penolong) bagi kami dan Dia sebaik-baik pelindung."
Ibnu Abbas berkata: Nabi Ibrahim 'alaihissalam mengucapkan ini saat dilempar ke dalam api, dan Muhammad ﷺ mengucapkannya saat orang-orang memberi tahu bahwa pihak lain telah berkumpul untuk melawan mereka (Bukhari 4563).
Lalu mereka berkata, "Kepada Allahlah kami bertawakal. Ya Tuhan kami, janganlah Engkau jadikan kami (sasaran) fitnah bagi kaum yang zalim,
dan selamatkanlah kami dengan rahmat-Mu dari orang-orang kafir."
Kata-kata para pengikut Musa yang beriman, dari Al-Qur'an.
Maka keluarlah dia (Musa) dari kota itu dengan rasa takut, waspada (kalau ada yang menyusul atau menangkapnya), dia berdoa, "Ya Tuhanku, selamatkanlah aku dari orang-orang yang zalim itu."
Kata-kata Nabi Musa 'alaihissalam saat meninggalkan kota dalam ketakutan, dari Al-Qur'an.
Dan Allah membuat perumpamaan bagi orang-orang yang beriman, istri Fir'aun, ketika dia berkata, "Ya Tuhanku, bangunkanlah untukku satu rumah di sisi-Mu dalam surga dan selamatkanlah aku dari Fir'aun dan perbuatannya, dan selamatkanlah aku dari kaum yang zalim,"